Program Latsar CPNS Badiklat Kemhan Diikuti oleh 70 personel CPNS

Nasional318 Dilihat

Bisnismetro.id, JAKARTA – Ses Badiklat Kemhan Marsma TNI Asfan Jauhari S.A.P, M. Si. mewakili Kabadiklat Mayjen TNI Tandyo Budi R., S.Sos membuka Pendidikan dan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Kemhan dan BNPT Golongan III dan Golongan II Gelombang VII TA. 2022 di Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan.

Dengan dilaksanakanya Pelatihan tersebut, diharapkan dapat menghasilkan PNS Kemhan dan BNPT yang profesional dan berkarakter berlandaskan nilai-nilai dasar (core values) ASN dalam melaksanakan tugas dan jabatannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Latsar diharapkan akan mampu menerapkan core values ASN yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) guna mendukung employer branding ASN “Bangga Melayani Bangsa”.

Program Latsar CPNS ini mengacu pada Keputusan Kepala LAN RI Nomor 13 tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Latsar CPNS, dengan metode Blended Learning yakni penggabungan pembelajaran secara online dengan memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi serta pembelajaran secara tatap muka atau klasikal yang diselenggarakan pada pekan terakhir pelatihan setelah peserta melaksanakan aktualisasi. Latsar dilaksanakan selama 74 hari kerja, terhitung mulai tanggal 14 September s.d. 8 Desember 2022, diikuti oleh 70 personel CPNS, terdiri dari 31 personel CPNS Gol III Kemhan dan 39 personel CPNS Gol II yang berasal dari Satker Kemhan sebanyak 21 orang, TNI AL sebanyak 9 orang dan BNPT sebanyak 9 orang.

Dari 70 personel peserta Latsar tersebut, 37 personel CPNS diantaranya adalah para CPNS yang baru saja selesai menyelesaikan Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) sebagai Komponen Cadangan selama 3,5 bulan, yang disiapkan untuk memperkuat TNI menghadapi ancaman militer. Dan kini, mereka harus melaksanakan kewajiban mengikuti Latsar CPNS sebagai syarat menjadi PNS. Jika selama Latsarmil lebih banyak melakukan latihan fisik dan siap angkat senjata, maka selama Latsar CPNS ini mereka akan lebih banyak melakukan olah pikir, dibekali dan dibentuk untuk siap menghadapi dunia kerja sebagai Birokrat, dan siap menghadapi ancaman non-militer,

Sebagai lembaga terakreditasi, Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan menyelenggarakan pelatihan yang inovatif dan terintegrasi, yaitu penyelenggaraan pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal dan nonklasikal di tempat pelatihan dan di tempat kerja, sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan dan mengaktualisasikan serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi), serta merasakan manfaatnya, sehingga terpatri dalam dirinya sebagai karakter PNS yang profesional sesuai bidang tugas.

Turut hadir pada pembukaan Pelatihan Dasar CPNS adalah Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan Dra. Endang Purwaningsih, M.Si., perwakilan Eselon III dilingkungan Badiklat Kemhan, Staf Waaspers Panglima TNI dan Staf Waaspers Kasal serta Perwakilan Biro Umum BNPT. (***)