BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Proyek pembangunan kawasan olahraga terpadu Accola Sport Centre di Jalan Al-Hikmah, RT 03 RW 08, Kampung Maruga, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, kian menjadi sorotan warga setempat. Pembangunan megah di atas lahan seluas 1,4 hektare tersebut terus menuai tanda tanya karena hingga saat ini belum terlihat adanya pemasangan papan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di area proyek.
Pantauan awak media di lokasi pada Sabtu (6/6/2026), gerbang utama proyek terlihat tertutup rapat. Namun, dari celah luar, belasan pekerja konstruksi tetap sibuk menjalankan aktivitas pengerjaan proyek. Intensitas pengerjaan ini diketahui terus berjalan sejak pertengahan awal proyek di minggu-minggu sebelumnya, meski identitas legalitas berupa plang PBG masih mangkir dari pandangan publik.
Perubahan drastis juga terlihat pada alat peraga promosi. Sebelum-sebelumnya, sejumlah umbul-umbul dan spanduk dari pengembang PT DMS Laguna marak terpasang di titik-titik luar gerbang dan melilit di tiang fasilitas sosial maupun fasilitas umum (fasos/fasum). Namun pada pantauan hari itu, seluruh spanduk promosi Accola Sport Centre telah ditertibkan ke dalam area tertutup proyek.
Sejumlah warga RT 03/RW 08 yang ditemui di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa mereka sempat melihat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan mendatangi lokasi proyek beberapa hari lalu. Kedatangan aparat penegak perda tersebut ditengarai terkait polemik perizinan proyek yang tengah ramai dibicarakan masyarakat
Warga juga mengisahkan bahwa sebelum beralih fungsi menjadi kawasan pembangunan olahraga skala masif, lahan tersebut dahulu cukup tertutup dan kerap dijadikan lokasi berkumpulnya mobil-mobil balap. “Kayak bengkel modif gitu,” ungkap salah satu warga saat berbincang dengan wartawan.
Banyak warga juga menyinggung ihwal penamaan Jalan Al Hikmah yang melekat dengan lokasi tersebut. Nama jalan ini konon diambil dari keberadaan perguruan silat pernapasan tenaga dalam Al Hikmah. Namun sayangnya, sepeninggal pembina atau sesepuh perguruan tersebut, kegiatan perguruan silat saat ini menjadi vakum.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak pengembang Accola Sport Centre dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bisa lebih transparan terkait kepatuhan izin bangunan di lingkungan mereka.(SG)***












