Sikatan Daya 2026 Asah Kesiapsiagaan SAR dan Evakuasi Medis Udara di Lanud Iswahjudi

Bisnismetro.id, MADIUN – Kemampuan Search and Rescue (SAR) dan Evakuasi Medis Udara yang cepat, tepat, serta terkoordinasi menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kemampuan tersebut diasah dalam rangkaian latihan Sikatan Daya 2026 di Lanud Iswahjudi, Madiun, Selasa (2/6/2026), guna menguji kesiapan personel, alpalhankam, dan prosedur operasi dalam menghadapi situasi darurat.

Latihan diawali dengan diterimanya sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) oleh pusat kendali operasi yang mengindikasikan terjadinya kecelakaan pesawat di area sasaran pencarian. Menindaklanjuti informasi tersebut, komandan satuan tugas dukungan operasi penerbangan segera mengerahkan unsur SAR untuk melaksanakan pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.

Selanjutnya, awak Helikopter SAR EC-120 melaksanakan pre-flight briefing guna memastikan kesiapan personel dan alpalhankam. Pada saat yang sama, tim SAR menyiapkan trauma kit serta perlengkapan medis pendukung untuk mengantisipasi kondisi korban di lokasi kejadian.

Memasuki fase operasi, Helikopter SAR EC-120 bergerak menuju titik sumber sinyal ELT. Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, helikopter kembali ke Lanud Iswahjudi, kemudian korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSAU dr. Efram Harsana untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Latihan yang melibatkan unsur Operasi, Intelijen, Polisi Militer, RSAU dr. Efram Harsana, Yonko 471 Pasgat, dan Helikopter SAR EC-120 tersebut menjadi sarana mengukur efektivitas prosedur operasi, kesiapan prajurit, serta sinergi antarunsur pendukung guna meningkatkan profesionalisme dan responsivitas dalam pelaksanaan misi SAR.

 

Berita Lainnya