BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Wilayah Kampung Rawa Macek, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), digegerkan oleh peristiwa longsor yang menutup akses jalan warga pada Sabtu (4/4/2026) sore, pasca hujan deras mengguyur. Hingga Kamis (9/4/2026) pagi, aparat kepolisian masih sibuk bahu-bahu di lokasi.
Berdasarkan asesmen BPBD Tangsel, longsor terjadi akibat pengikisan tanah di sisi jalan sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketinggian mencapai 9 meter.
Warga setempat, Haji Sari, menceritakan kepanikan saat awal kejadian pada Sabtu sore. Saat itu hujan sedang turun lebat.
Awalnya terdengar suara gemuruh keras. Ternyata benar, turap tebing di sisi jalan langsung ambrol membawa tanah material longsoran. Air dari permukiman atas juga mengalir deras sekali ke tempat pemancingan. Warga langsung panik,” ujar Sari saat ditemui di lokasi kejadian Yang beriirisan dengan gedung sekolah Islam, Kamis (9/4/2026).
Beruntung, saat tebing ambrol, arus lalu lintas sedang sepi. Warga langsung menghentikan kendaraan agar tidak melintas di jalur tersebut.
Menanggapi situasi tersebut, IPTU Yunus, Kepala Unit Lalu Lintas dan anggota serta Bhabinkamtibmas Ciater Polsek Serpong Polres Tangerang Selatan ‘terjun untuk memastikan keamanan dan memperlancar lalu lintas yang sempat tersendat.
Kami disiagakan sejak pagi untuk mengatur lalu lintas. Jalur Rawa Macek yang terdampak kita batasi sementara. Kendaraan besar kita alihkan ke jalur lain guna menghindari longsor susulan dan beban jalan yang berlebih,” ujar IPTU Yunus, di lokasi, Kamis (9/4/2026).
Hingga saat ini, material longsor masih ditangani oleh petugas dinas terkait.
Polisi menghimbau masyarakat yang melintas di sekitar Ciater–Rawa Macek- Buaran untuk berhati-hati karena struktur tanah di lokasi masih rawan.
Mereka terus memantau penanganan bencana, memastikan prioritas keamanan warga di sekitar lokasi yang tanahnya masih labil.(SG)***










