Bisnismetro id, JAKARTA – Penyediaan sarana perumahan dinas yang layak dan memadai serta pengelolaan persediaan yang baik merupakan pilar penting dalam menjaga fokus, soliditas, dan kesiapan operasional satuan.
Hal tersebut disampaikan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau), Marsdya TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han)., CHRMP., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wairjenau Marsda TNI Easter Hariyanto saat Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja atas Pemenuhan Sarana Perumahan Prajurit dan Kinerja Pendahuluan atas Pengelolaan Persediaan pada UO TNI Angkatan Udara di Mabesau, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).
Irjenau menyampaikan bahwa TNI AU terus berkomitmen mengoptimalkan pemenuhan sarana perumahan bagi seluruh personel, baik melalui pembangunan rumah dinas maupun sinergi dengan pemerintah, kementerian terkait, serta skema pembiayaan perumahan non-dinas melalui Tabungan Wajib Pegawai (TWP).
Selain aspek perumahan, pemeriksaan juga mencakup pengelolaan persediaan yang memiliki peran penting dalam mendukung operasional harian satuan. Tata kelola persediaan yang akuntabel, tepat sasaran, dan tertib administrasi dinilai menjadi fondasi untuk menjamin kesiapan alpalhankam dan operasional satuan.
Irjenau memandang kehadiran tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai mitra strategis dalam mengukur efektivitas sistem pengendalian internal, mengidentifikasi peluang perbaikan, serta memastikan pengelolaan persediaan telah berjalan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Mengakhiri sambutannya, Irjenau mengharapkan seluruh pejabat terkait memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemeriksaan dengan menyiapkan data yang diperlukan secara terbuka, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan sesuai rencana dan semakin memperkuat tata kelola TNI Angkatan Udara.











