TNI AU Sinkronkan Tata Kelola BMN untuk Optimalkan Pemanfaatan Aset Negara

Bisnismetro.id, JAKARTA – Penguatan tata kelola barang milik negara terus dilakukan TNI Angkatan Udara sebagai langkah mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sekaligus mendukung kesiapan logistik yang semakin efektif dan akuntabel.

Dinas Barang Tidak Bergerak TNI Angkatan Udara (Disbtbau) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Barang Tidak Bergerak Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan di Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026).

Aslog Kasau Marsda TNI Nur Surachman W., S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Waaslog Kasau Marsma TNI Eko Budiono, S.Sos., menegaskan pengelolaan aset negara harus bertransformasi dari sekadar memenuhi aspek administratif menjadi pengelolaan yang mampu meningkatkan nilai dan manfaat aset negara. Oleh karena itu, pengelolaan BMN memerlukan sumber daya manusia yang profesional, memahami regulasi, serta mampu mengelola aset secara akuntabel dan bernilai tambah.

Lebih lanjut, Aslog Kasau menjelaskan bahwa Rakernis menjadi forum untuk menyamakan persepsi dan menyinkronkan pelaksanaan pengelolaan BMN di lingkungan TNI AU.

Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menginventarisasi, menata kembali, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset negara agar mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) guna mendukung kesiapan logistik TNI AU.

“Pengelolaan aset negara tidak lagi sekadar bersifat teknis administratif, melainkan harus mampu meningkatkan nilai dan manfaat aset negara,” tegas Aslog Kasau.

Rakernis mengusung tema “Sinkronisasi Tata Kelola BMN Barang Tidak Bergerak dan Optimalisasi Pemanfaatan Aset Guna Mewujudkan TNI AU AMPUH.” Rangkaian materi meliputi paparan mengenai digitalisasi aset BMN, tata cara pemanfaatan aset melalui skema sewa dan kerja sama pemanfaatan (KSP), evaluasi pemanfaatan BMN serta penggunaan dana PNBP atas aset tanah dan bangunan, hingga sosialisasi pengamanan dan pemeliharaan aset sebagai upaya memperkuat tata kelola aset di lingkungan TNI AU.