Upacara Peringatan HUT ke-4 Koopsudnas 

Bisnismetro.id, JAKARTA – Peringatan Hari Jadi ke-4 Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) di pimpin langsung sekaligus sebagai inspektur upacara oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh prajurit TNI Angkatan Udara serta pegawai negeri sipil di lingkungan Koopsudnas, diawali Pangkoopsudnas melakukan pengecekan pasukan yang dilaksanakan di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/1).

Peringatan HUT ke-4 Koopsudnas pada tahun ini mengusung tema “Dilandasi Semangat Labda Reswara Antarikshe, Komando Operasi Udara Nasional Bertekad Selalu Prima dalam Penugasan dan Ampuh dalam Menjaga Dirgantara Nasional Menuju Indonesia Maju.”

Kepala Staf Angkatan Udara dalam amanatnya yang dibacakan Panglima Koops Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, KSAU menyampaikan, “Saya mengapresiasi seluruh jajaran Koopsudnas atas dedikasi, loyalitas, dan kesiapsiagaan yang selama ini ditunjukkan dalam menjaga kedaulatan serta keamanan ruang udara nasional, sekaligus mendukung berbagai penugasan TNI Angkatan Udara.”

Seiring bertambahnya usia, Koopsudnas dinilai terus memperkuat kinerja dan kesiapsiagaan. “Koopsudnas mampu mengendalikan serta menggerakkan kekuatan udara secara terpadu dalam menjawab dinamika operasi,” kata KSAU, yang menekankan bahwa Koopsudnas juga berperan aktif dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dukungan terhadap kegiatan strategis nasional.

KSAU menegaskan, “Capaian ini harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan disiplin dan profesionalisme. Koopsudnas harus memperkuat kualitas komando dan kendali serta memastikan seluruh unsur pelaksana operasi bergerak dalam satu kesatuan komando (unity of command).”

Menghadapi lingkungan strategis yang bergerak cepat dan kompleks, KSAU mengingatkan tantangan baru pertahanan udara, antara lain peningkatan ancaman siber, pemanfaatan spektrum elektromagnetik, serta kehadiran wahana tanpa awak berbasis kecerdasan buatan. “Situasi ini menuntut Koopsudnas senantiasa menjaga kesiapan operasi, memperkuat fungsi komando dan kendali, serta memastikan setiap keputusan diambil berbasis data yang akurat,” ujarnya.

KSAU juga menyampaikan sejumlah penekanan kepada seluruh jajaran Koopsudnas. “Peningkatan keimanan dan ketakwaan harus menjadi fondasi moral prajurit udara. Validasi organisasi harus berjalan efektif, dan kualitas sumber daya manusia harus adaptif, profesional, dan inovatif,” tegasnya.

Selain itu, KSAU menekankan, “Disiplin, profesionalisme, serta keselamatan terbang dan kerja menjadi prioritas utama, seiring penguatan generative safety culture di lingkungan Koopsudnas.”

Menutup amanatnya, KSAU menegaskan, “Perjalanan Koopsudnas merupakan amanah yang harus terus dijaga. Koopsudnas diharapkan menjadi rujukan dalam ketepatan prosedur, kecepatan respons, dan keselamatan operasi, serta senantiasa prima dalam penugasan dan ampuh dalam menjaga dirgantara nasional.”

Komando Operasi Udara Nasional dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2019 sebagai strategi TNI Angkatan Udara dalam memperkuat daya tangkal strategis guna menghadapi tantangan serta perkembangan teknologi militer udara. Koopsudnas merupakan pengembangan dari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) yang bertransformasi untuk menjawab kebutuhan pertahanan udara nasional yang semakin kompleks.(Red) ***

 

Berita Lainnya