Bisnismetro.id, JAKARTA – TNI Angkatan Udara terus memperkuat kesiapan operasional satuan melalui evaluasi menyeluruh dan objektif sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakasau Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., menerima laporan akhir kegiatan Latihan Uji Kesiapan Operasional Satuan TNI AU Tahun 2025 di Ruang Rapat Wakasau, Mabesau Cilangkap, Senin (16/3/2026).
Dalam arahannya, Wakasau menegaskan uji kesiapan operasional merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap satuan berada pada kondisi optimal. Menurutnya, penilaian harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan agar hasilnya dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyempurnaan kemampuan satuan.
Sementara itu, Kadisopslatau Marsma TNI Firman Dwi Cahyono, M.A. menyampaikan paparan hasil uji kesiapan operasional yang diikuti oleh 23 Skadron Udara, 5 Skadron Pendidikan, 20 Satuan Radar, 1 Satuan Rudal, 8 Batalyon Korpasgat, 7 Denhanud, serta 5 Denmatra dan Bravo.
Di akhir acara, Wakasau mengajak seluruh jajaran untuk berpikir out of the box dalam mencari solusi, serta bekerja secara optimal guna mencapai kesiapan operasi penuh. “Mari kita berikan yang terbaik untuk TNI Angkatan Udara,” ujar Wakasau.
Turut hadir, Irjenau, Pangkoopsudnas, Pangkorpasgat, Dankodiklatau, Asops Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Pangkoopsau, serta sejumlah pejabat TNI AU lainnya yang hadir secara tatap muka dan hadir secara daring.(Red)***












