BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan melakukan sidak lapangan ke lokasi pembangunan proyek kios permanen di atas lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos-Fasum), tepatnya di mulut gang Cendana samping gedung UPTD Pendidikan Non Formal, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Senin (16/03/2026).
Kedatangan petugas ini merupakan respon cepat atas laporan aplikasi NTPD 112 sekaligus klarifikasi isu miring yang beredar di salah satu media online. Dalam berita tersebut, sempat beredar tudingan adanya oknum petugas berinisial H yang disebut-sebut menjadi “beking” proyek kios bata hebel ukuran 4×5 meter tersebut.
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Tangsel, Suherman, menegaskan bahwa pihaknya langsung turun untuk memastikan kebenaran informasi. “Setelah kami cek lapangan, ternyata titik lahan itu memang fasos-fasum. Pengakuan penggarap, Bapak JD, tanah itu mau disewa untuk kios sembako,” ujar Suherman di lokasi.
Menariknya, Ant, orang yang disebut sebagai mandor dalam pemberitaan “miring” tersebut, mengaku bingung namanya terseret. Ia membantah keras pernah diwawancarai atau mengenal oknum satpol PP berinisial H.
“Saya tidak kenal dengan Pak H, wartawan juga saya tidak kenal. Saya saja jarang pegang HP, kok bisa nama saya muncul di media sampai mencemarkan nama Pak H,” ungkap Ant.
Sementara itu, JD, warga yang mengklaim menggarap lahan negara sejak 1982 itu, mengaku bahwa ia sudah mencegah pedagang agar tidak membangun permanen.
Menyikapi temuan ini, Suherman memastikan bangunan ilegal tersebut akan ditindak tegas. “Nanti mungkin saya mau bikin undangan atau nota dinas untuk disampaikan ke bidang Gakunda Satpol PP Tangsel agar bangunan bermasalah ini disegel buntut tercemar nama baiknya (sebagai bentuk klarifikasi resmi),” pungkas Suherman, kepada BisnisMetro.id
Proses pembangunan di atas lahan yang disinyalir sebagai Ruang Milik Jalan (Rumija) milik Provinsi Banten ini akhirnya dihentikan sementara sambil menunggu proses penyegelan resmi.(Red)***












