BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Aksi pencurian menyasar sebuah warung kelontong (Warung Madura) di Jalan Sumatera, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (30/9/2026) dini hari. Komplotan pelaku yang diduga berjumlah tiga orang nekat menggasak sebuah kotak plastik tempat menyimpan uang tunai senilai jutaan rupiah saat penjaga warung sedang tertidur lelap.
Peristiwa tersebut terjadi ketika warung dijaga oleh sepasang suami istri, yakni J (28) dan istrinya (20). Saat dini hari menjelang subuh, sang suami tertidur di area bagian depan, sementara istrinya tidur di dalam kamar warung. Situasi yang sepi dimanfaatkan oleh para pelaku untuk melancarkan aksinya.
*Saksi Mata Curiga*
Aksi tersebut pertama kali disadari oleh seorang warga sekitar yang berada di dekat tukang sayur. Saksi mata melihat ada tiga orang pria berjalan tergesa-gesa meninggalkan area warung. Salah satu dari mereka terlihat membawa sebuah kotak plastik yang biasa digunakan sebagai wadah kue.
Menaruh curiga, saksi langsung mendatangi warung Madura tersebut. Saat tiba, ia mendapati J dan istrinya masih tertidur. Saksi kemudian membangunkan penjaga dan menanyakan apakah mereka baru saja kehilangan barang.
Mendengar pertanyaan itu, J langsung memeriksa sekeliling warung. Ia seketika terkejut setelah menyadari kotak penyimpanan uang miliknya yang berisi saldo jutaan rupiah sudah tidak ada di tempatnya.
*Kejar-kejaran Hingga ke Gang Lombok*
Mendapat informasi dari saksi bahwa ketiga pria tersebut berjalan cepat menuju arah Gang Lombok, J langsung bergegas melakukan pengejaran seorang diri.
Di sekitar lokasi yang ditunjukkan, J berhasil memergoki salah satu dari tiga pria yang dicurigai. Saat diinterogasi oleh J, pria tersebut mengelak telah mengeksekusi pencurian. Ia berdalih bahwa yang mengambil kotak uang adalah temannya.
Pria tersebut kemudian menunjukkan rumah rekannya yang dituduh sebagai eksekutor utama. Namun, saat didatangi, terduga pelaku utama tersebut disinyalir sudah melarikan diri terlebih dahulu. Sementara itu, di lokasi kejadian warung Madura, ditemukan dua pasang sandal yang tertinggal dan diduga kuat milik para pelaku.
*Keluarga Pelaku Datang Minta Damai*
Perkembangan terbaru pada pagi hari sekira pukul 08.30 WIB, pihak keluarga dan istri dari salah satu pria yang diduga sebagai eksekutor pencurian mendatangi warung Madura milik korban.
Kedatangan mereka bertujuan untuk memediasi kasus ini dan mencari jalan penyelesaian secara damai (kekeluargaan). Kendati demikian, hingga saat ini keberadaan suami atau terduga pelaku utama yang membawa kabur uang tersebut masih belum diketahui. Kasus ini pun menarik perhatian warga sekitar Jalan Sumatera yang geram dengan aksi kriminalitas di jam rawan.(SG)***










