Bisnismetro.id, YOGYAKARTA – Tantangan pembangunan kekuatan udara di masa depan menuntut kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas seiring percepatan modernisasi alutsista TNI Angkatan Udara.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., saat memberikan pengarahan kepada para Instruktur Penerbang dan Navigator Wingdik 100/Terbang di Gedung Jupiter Wingdik 100/Terbang Kodiklatau, Yogyakarta, Jumat (7/8/2026).
Kasau menyebutkan, modernisasi TNI AU yang tengah berlangsung akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan penerbang untuk mengawaki pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, maupun pesawat tanpa awak. Kondisi tersebut menuntut kesiapan lembaga pendidikan penerbang agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang profesional tanpa mengurangi kualitas pendidikan.
Kasau juga menyampaikan apresiasi kepada para instruktur penerbang, Komandan Skadik, serta seluruh personel Wingdik 100/Terbang atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjaga keselamatan penerbangan di tengah berbagai tantangan operasional.
Menurut Kasau, setiap kendala teknis pada pesawat latih harus ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan agar operasional pendidikan tetap berjalan dengan aman.
Lebih lanjut, Kasau menjelaskan bahwa modernisasi alutsista harus berjalan selaras dengan pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan kapasitas pendidikan, serta penyiapan personel yang mampu mengoperasikan teknologi baru.
Upaya tersebut didukung melalui optimalisasi pendidikan di lingkungan TNI AU, kerja sama dengan lembaga pendidikan penerbangan sipil maupun luar negeri sesuai kebutuhan, serta penguatan organisasi pendidikan penerbang.
Di akhir pengarahan, Kasau berharap seluruh instruktur penerbang dan navigator terus menjaga profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian dalam mencetak penerbang TNI AU yang andal, sehingga mampu mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.












