Makassar – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Jenderal TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M. menyaksikan pertandingan kejuaraan Liga Mahasiswa Taekwondo yang diikuti sekitar 1.400 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia Timur, bertempat di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Minggu (25/10/2026).
Kejuaraan Liga Mahasiswa Taekwondo yang diselenggarakan pada 23-25 Oktober 2026 merupakan kegiatan kolaborasi antara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Indonesia Universitas Hasanuddin bersama PBTI dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Sulawesi Selatan.
Ketum PBTI yang juga menjabat sebagai Wamenhan RI mengatakan bahwa kehadirannya di arena pertandingan merupakan wujud dukungan penuh PBTI terhadap proses pengkaderan generasi muda melalui cabang olahraga taekwondo. “Kami dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia hadir langsung di tengah-tengah rekan-rekan mahasiswa hari ini untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengkaderan generasi muda melalui taekwondo,” ungkapnya.
“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen berskala besar ini. Diharapkan melalui turnamen seperti liga mahasiswa ini, para mahasiswa yang memiliki bakat bela diri, khususnya di cabang olahraga taekwondo, memiliki sarana yang tepat dan positif dalam menyalurkan minat serta bakat mereka,” jelasnya.
Menurut Jenderal TNI Richard Tampubolon, antusiasme luar biasa dari 1.400 peserta se-Indonesia Timur di Universitas Hasanuddin ini membuktikan gairah olahraga bela diri di kalangan intelektual muda kita sangat tinggi. Beliau menilai bahwa kompetisi antarmahasiswa memegang peran vital dalam rantai pembinaan prestasi nasional. “Bakat-bakat besar di lingkungan kampus membutuhkan panggung kompetisi yang terstruktur agar kemampuan teknis maupun mental bertanding mereka terus terasah,” katanya. (*)












