Bisnismetro.id, SITIBONDO – Personel Joint Terminal Attack Controller (JTAC) Korpasgat mengarahkan dukungan serangan udara oleh pesawat EMB-314 Super Tucano TNI Angkatan Udara dalam Combined Joint Live Fire Exercise (CJLFX) pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Latihan ini menguji ketepatan koordinasi antara pengendali udara dan penerbang dalam mendukung operasi gabungan.
Dalam latihan tersebut, lima personel JTAC dari Detasemen Matra 1, 2, dan 3 Korpasgat berkolaborasi dengan personel JTAC Australian Defence Force (ADF) dan Tactical Air Control Party (TACP) Royal Australian Air Force (RAAF). Mereka melaksanakan pengendalian Close Air Support (CAS) atau bantuan udara untuk mendukung pergerakan dan operasi pasukan darat.
Sementara itu, dua pesawat EMB-314 Super Tucano TNI AU melaksanakan CJLFX dengan menggunakan empat bom MK-81 HE. Seluruh bom dilepaskan sesuai skenario latihan dan pesawat kembali mendarat dengan aman.
Latihan ini menguji keterpaduan prosedur, komunikasi, dan koordinasi taktis antara unsur udara dan darat kedua negara.
Kemampuan JTAC dalam mengarahkan dukungan udara menjadi salah satu unsur penting untuk memastikan pelaksanaan misi berjalan sesuai rencana dan prosedur operasi.
Latgabma Keris Woomera 2026 yang berlangsung pada 10–20 Oktober 2026 menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit serta interoperabilitas TNI dan militer Australia. Latihan ini sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan operasi gabungan.(Red)***






