Menunggu Servis Motor, Seorang Pemuda Terpeleset dan Terhantam Mobil Box di Ciputat

BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bukit Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang pemuda berusia sekitar 25 tahun mengalami luka parah di bagian kepala setelah terpeleset ke badan jalan dan terhantam bagian depan sebuah mobil box yang sedang melintas.

Menurut keterangan Sadam, seorang pemilik bengkel motor di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat korban sedang menyervis sepeda motornya. Sambil menunggu kendaraannya selesai diperbaiki, korban berdiri di pinggir jalan sambil menggunakan telepon seluler.

Nahas, posisi berdiri korban berada di area pinggiran jalan yang terjal dan memiliki permukaan lebih rendah dari aspal utama. Korban tiba-tiba terpeleset. Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil box melintas dan langsung menghantam tubuh korban hingga terpental. akibat benturan tersebut, kepala korban membentur aspal hingga mengalami pendarahan hebat.

“Seketika korban masih sadar, cuman kepalanya memang itu darahnya banyak. Setahu saya korban itu orangnya tinggal di Ciater,” ujar Sadam saat ditemui di bengkelnya, Rabu (23/9/2026). Ia juga menambahkan bahwa sepeda motor milik korban saat ini masih diamankan di bengkel miliknya.

Sadam sekaligus meluruskan kabar simpang siur yang beredar mengenai penyebab jatuhnya korban. Ia menegaskan bahwa kecelakaan tersebut murni karena terpeleset akibat kontur jalan, bukan karena tersandung kabel seperti isu yang sempat beredar.

“Kemarin ada kabar orang tersandung kabel, itu tidak benar,” tegas Sadam.

Senada dengan Sadam, Imam (50), seorang warga yang membuka usaha sekitar 15 hingga 20 meter dari lokasi kejadian, memperkuat kesaksian tersebut. Imam memastikan tidak ada kabel yang melintang di area kecelakaan. Menurutnya, area di depan bengkel Sadam memang berupa jalan terjal berlubang dengan sedikit genangan air yang menyerupai parit kecil.

Insiden ini memicu keprihatinan warga setempat terkait kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan dan membangun sistem drainase atau got yang layak di sisi jalan tersebut.

“Kita ingin jalan sekitar sini itu kalau bisa diperbaiki, biar ada got. Di seberang itu saja (RT 08/RW 02) ada got, sedangkan di sini tidak ada. Jadi airnya sering tergenang,” ungkap Sadam menyampaikan aspirasi warga.

Kondisi tanpa drainase ini dinilai membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar, terutama saat memasuki musim hujan. Menurut warga, absennya saluran air membuat air hujan langsung meluap ke area jalanan dan tempat usaha mereka.

“Kalau hujan deras, airnya bikin banjir, kesini semua, tampias,” pungkas Sadam. Warga berharap pembenahan fasilitas publik ini dapat segera direalisasikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.(SG)***