BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Pemandangan mengkhawatirkan terlihat di Jalan Merpati, tepatnya di sekitar pertigaan arah Universitas Pembangunan Jaya (UPJ). Sebuah kerangka konstruksi reklame berukuran besar berdiri sangat mepet hingga memakan bibir saluran air (got), memicu protes dari warga dan pengguna jalan.
Pembangunan tiang reklame ini dinilai sangat tidak lazim. Letaknya yang nyaris menempel dengan dinding drainase dikhawatirkan akan menutup akses aliran air, terutama saat curah hujan tinggi yang memicu banjir atau genangan.
Kondisi ini menambah deret panjang kesemrawutan infrastruktur di kawasan tersebut. Belum lama ini, ruas jalan ini juga baru saja diwarnai dengan proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh PAM PT PITS. Warga menduga bekas galian proyek air bersih tersebut membuat struktur tanah di sekitar tiang reklame menjadi labil dan berisiko ambruk.
“Ini got jadi sempit banget, tiangnya makan tempat di saluran air. Kalau nanti gotnya mampet dan meluap, siapa yang mau tanggung jawab? Apalagi bekas galian PAM di sebelahnya juga belum rapi betul,” keluh Rudi (35), seorang warga setempat
Selain mengganggu fungsi drainase, keberadaan reklame yang dibangun tepat di tepi jalan ini dinilai mengancam keselamatan para pengendara yang melintas, terutama di area pertigaan yang padat. Warga mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Satpol PP dan Dinas terkait) untuk segera meninjau ulang izin dan tata letak konstruksi ini sebelum terjadi insiden yang membahayakan nyawa.
Keberadaan rangka reklame yang memakan bibir got ini jelas melanggar ketentuan tata ruang dan Sempadan Saluran Air. Saat perawatan drainase dilakukan, situasinya akan menjadi sangat sulit:
-Petugas kebersihan/Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak bisa menggunakan alat berat seperti ekskavator mini untuk mengeruk endapan lumpur atau sampah.
-Petugas pemeliharaan saluran air terpaksa harus membersihkan secara manual dengan ruang gerak yang sangat sempit dan membahayakan keselamatan mereka sendiri.
-Jika got dikeruk terlalu dalam tepat di samping tiang pancang reklame, pondasi reklame berisiko tergerus air dan bisa sewaktu-waktu roboh menimpa kendaraan.(SG)***








