BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran dari Kesatuan Mahasiswa Pemerhati Demokrasi Indonesia di Kantor Wali Kota Tangerang Selatan pada Rabu (15/7/2026) siang akhirnya batal terlaksana. Antisipasi pengamanan yang telah disiagakan oleh aparat penegak perda pun resmi dibubarkan pada sore harinya.
Plt. Kasie Kerjasama Pada Bidang Tibum Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Yanto, membenarkan pembatalan tersebut usai memimpin apel pembubaran pengamanan di lokasi.
“Iya, tadinya itu ada rencana kegiatan unras (unjuk rasa) di Pemkot, terkait ‘Masa jabatan Sekda’ dan ‘Anggaran (Dampak Sewa mobil)’. Alhamdulillah hari ini ‘digunting’ (batal) dan kita kembali ke Mako (Kantor Polpp),” ujar Yanto saat dikonfirmasi usai apel petang, Rabu (15/7/2026) pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan dokumen surat pemberitahuan aksi yang diterima redaksi, massa yang menamakan diri Kesatuan Mahasiswa Pemerhati Demokrasi Indonesia sedianya berencana menggelar aksi pada pukul 13.30 WIB dengan estimasi 100 orang massa.
Ada dua isu utama yang dibawa, salah satunya adalah sorotan tajam terhadap kebijakan anggaran sewa kendaraan dinas Pemerintah Kota Tangerang Selatan senilai Rp19,95 miliar pada APBD Tahun Anggaran 2026.
Dalam suratnya, kelompok mahasiswa menilai skema sewa tersebut berpotensi memboroskan anggaran daerah dan dinilai lebih mahal ketimbang pembelian aset langsung. Mereka juga mengkhawatirkan adanya celah ketidaktransparanan dalam proses pengadaan publik tersebut.
Melalui koordinator lapangan, A. Gafur, organisasi mahasiswa ini melayangkan lima tuntutan utama, di antaranya:
-Membatalkan anggaran sewa kendaraan dinas Rp19,95 miliar.
-Mendesak DPRD Kota Tangerang Selatan memanggil dan mengevaluasi kebijakan eksekutif tersebut.
-Meminta BPK melakukan audit investigatif, serta mendorong KPK dan Kemendagri memantau proses pengadaannya.
Meski gelombang massa tidak terlihat mendatangi pusat pemerintahan hingga sore hari, Satpol PP memastikan situasi di kawasan Pemkot Tangsel tetap aman, kondusif, dan seluruh personel pengamanan telah ditarik kembali ke markas komando.(SG)***






