Bisnismetro.id, JAKARTA – TNI Angkatan Udara terus meningkatkan kompetensi personel intelijen sebagai upaya memperkuat dukungan intelijen di tengah tantangan tugas yang terus berkembang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan ke-5 yang dibuka Wakil Asisten Intelijen (Waasintel) Kasau Marsma TNI Kodrat Maliki di Gedung IMC Dispamsanau, Mabesau Cilangkap, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Asisten Intelijen (Asintel) Kasau dalam sambutannya yang dibacakan Waasintel Kasau menyampaikan bahwa Kepala Intelijen Satuan memegang peran yang sangat strategis. Menurutnya, seiring perkembangan lingkungan strategis, tantangan tugas yang dihadapi TNI Angkatan Udara semakin kompleks sehingga setiap insan intelijen dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, kepekaan terhadap perubahan situasi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.
“Melalui pelatihan ini, para perwira intelijen yang sedang dan akan menjabat sebagai Kepala Intelijen Satuan Pelaksana TNI AU diharapkan memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik sehingga mampu menyelenggarakan fungsi-fungsi intelijen secara profesional, efektif, dan sesuai dengan tuntutan organisasi,” ujar Asintel Kasau.
Pelatihan yang berlangsung pada 3 hingga 6 Agustus 2026 tersebut diikuti 20 peserta secara luring. Para peserta memperoleh pembekalan yang mencakup materi pengamanan, operasi intelijen dan operasi udara, navigasi penerbangan, hukum udara serta berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan profesionalisme personel intelijen dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI Angkatan Udara.









