BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kesemrawutan lalu lintas dan penggunaan ruang publik yang tidak semestinya.
Pada Jumat (17/4/2026), tim gabungan Satpol PP Tangsel yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP, melakukan operasi penertiban intensif di dua titik krusial: Jalan Raya Serpong dan Jalan Desa (area yang baru saja selesai diaspal).
Dalam operasi tersebut, fokus utama penertiban adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat menggelar dagangan di atas trotoar dan bahu Jalan Raya Serpong. Selain itu, petugas juga menyasar parkir liar yang sudah sangat mengganggu, di mana kendaraan parkir hingga memakan badan jalan, bukan lagi di bahu jalan.
Hal menarik dalam penertiban ini adalah fokus petugas pada Jalan Desa yang baru saja diaspal. Jalan ini sedianya difungsikan untuk memecah kemacetan dan akses warga, namun justru disalahgunakan oleh sebagian pedagang.
“Jalan Desa (baru saja diaspal) agar akses warga lebih nyaman. Namun, kita lihat masih ada pedagang yang berjualan, bahkan awning (atap tenda) mereka menjorok ke jalan. Ini sangat mengganggu pengendara motor dan warga yang mau masuk ke rumah,” ujar Plt Kasatpol PP Tangsel, Ahmad Dohiri Adam, di lokasi operasi, Jumat (17/4/2026).
Pihak Satpol PP menegaskan tidak akan mentolerir pedagang yang membandel di area tersebut. Tim Bidang Linmas turut diturunkan untuk membongkar paksa tenda atau awning pedagang yang melanggar aturan.
Terkait parkir liar yang membuat macet Jalan Raya Serpong, Satpol PP mengambil langkah tegas sekaligus solutif. Kendaraan yang parkir sembarangan didorong untuk pindah ke area Jalan Desa yang telah ditertibkan dari PKL.
“Kita dorong mereka (kendaraan parkir) untuk parkir di Jalan Desa ini, tapi dengan aturan yang benar, tidak boleh mengganggu lalu lintas. Kita tata agar tertib, tidak memakan badan jalan,” tambahnya.
Operasi ini tidak berhenti sampai di sini. Satpol PP berkomitmen untuk mengawal hasil penertiban agar kawasan tersebut tidak kembali semrawut.
“Mudah-mudahan pascaperistiwa ini terus kita kontrol, intensif. Kami minta kerjasamanya, terutama para pedagang, tolong ikuti aturan. Jalan desa untuk kenyamanan akses warga,” tutup Adam.
Operasi berlangsung aman dan kondusif dengan dukungan penuh dari tim gabungan Satpol PP, Dishub, Disperindag, Pengelola Pasar Serpong, dan Camat Serpong.(SG)***






