BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Suasana Jalan H. Usman hingga kolong Pasar Ciputat mendadak ramai oleh derap langkah ratusan petugas gabungan sejak pagi tadi. Diawali dengan apel besar yang diikuti personel Dishub, Satpol PP, dan TNI-Polri, operasi penertiban skala besar resmi digelar untuk mengembalikan fungsi jalan yang selama ini terkunci kemacetan, Senin (13/4/2016).
Target utama petugas adalah deretan sepeda motor yang memakan badan jalan. Tak hanya teguran lisan, petugas Dishub Tangsel langsung bertindak tegas dengan menempelkan stiker peringatan keras pada kendaraan yang parkir sembarangan. Langkah ini diambil sebagai efek jera agar akses publik tidak lagi terhambat oleh parkir liar.
Namun, ketegangan sempat memuncak saat petugas bergeser ke area kolong pasar. Para pedagang yang biasa menggelar lapak di sana melayangkan protes keras. Mereka menyoroti masih adanya pedagang lain yang “nekat” berjualan di badan jalan tanpa tersentuh, yang dinilai menciptakan ketidakadilan persaingan.
Menanggapi gejolak tersebut, pihak berwenang langsung mengambil langkah persuasif. Sebuah mediasi digelar secara tertutup di salah satu ruangan di area pasar. Pertemuan terbatas ini bertujuan mencari titik temu antara aturan zonasi pedagang dan keluhan lapangan guna memastikan kawasan Ciputat tetap rapi tanpa mematikan ekonomi warga.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjaga di titik-titik rawan guna memastikan para pedagang dan pemilik kendaraan tidak kembali melanggar aturan pasca-penertiban.(SG)***






