BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Proyek pembangunan drainase kota di Jalan Jelupang Raya Segmen 3, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, mengalami pengalihan titik nol pengerjaan sepanjang 30 meter. Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek milik Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan TA 2026 ini bernilai kontrak Rp 392.911.000,- dan dikerjakan oleh PT Arcon Beton Abadi sebagai pelaksana.
Perwakilan mandor di lokasi, Madun, menjelaskan bahwa pergeseran titik nol ini terpaksa dilakukan karena kendala teknis di lapangan. Kondisi lahan yang sempit serta banyaknya jaringan kabel bawah tanah dan tiang tanam menjadi alasan utama pemindahan tersebut.
“Pekerjaan di lokasi dialihkan karena banyak kabel bawah tanah dan ada titik tiang tanam yang membuat lahan menjadi sangat sempit,” ujar Madun saat dikonfirmasi di lokasi proyek, Sabtu (15/8/2026).
Sebagai solusi dan pengganti atas pergeseran tersebut, Madun menambahkan bahwa pekerja nantinya akan memasang beton u-ditch berukuran 40. Saluran ini akan disambungkan ke drainase lingkungan di dalam gang warga hingga menuju ke pembuangan akhir.
Sebelum adanya pengalihan ini, warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi sempat melihat adanya aktivitas penggalian. Diduga, galian awal tersebut merupakan titik nol asli yang sesuai dengan perencanaan konsultan. Namun, setelah sempat digali, lubang tersebut justru diurug kembali menggunakan puing-puing.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pelaksana proyek kini tengah memprioritaskan percepatan galian dan pemasangan precast beton u-ditch ukuran 60 merek Arcon. Menariknya, titik percepatan ini justru dimulai tepat di depan area pedagang, dekat dengan akses masuk menuju Gedung Olahraga (GOR) Chandra Wijaya International Badminton Academy.
Langkah taktis mengebut pemasangan di titik ini diduga kuat berkaitan dengan momentum menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Pasalnya, GOR bulutangkis skala internasional tersebut dijadwalkan akan menggelar rangkaian acara padat, baik internal maupun internasional, dalam waktu dekat. Pihak kontraktor tampaknya berupaya menyelesaikan area krusial tersebut agar tidak mengganggu aksesibilitas dan estetika kawasan saat event berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, proyek masih terus berjalan di bawah pengawasan warga sekitar yang berharap pembangunan drainase ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak kemacetan jangka panjang.(SG)***









