BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Lapangan bola Bambu Apus hari ini, Minggu (26/4/2026), mendadak riuh oleh sorak-sorai orang tua dan aksi lincah pesepakbola muda. Turnamen Lurah Cup Bambu Apus U-13 resmi bergulir dengan tajuk silaturahmi antar-Sekolah Sepak Bola (SSB).
Diselenggarakan oleh SSB Tangsel Pro United Football Academy, ajang ini menjadi panggung bagi anak-anak kelahiran 2013-2014 untuk merasakan atmosfer pertandingan 11 lawan 11 (full pitch).
Muntadi Beking, perwakilan panitia sekaligus pelatih, menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukanlah persaingan panas, melainkan edukasi pasca-latihan.
“ni sifatnya fun games. Kita ingin anak-anak punya jam terbang bermain 11 lawan 11 dan memperkenalkan sepak bola usia 13 yang benar kepada mereka,” ujar Coach Beking.
Meski digelar dengan dana mandiri sehingga hanya menggunakan wasit tunggal resmi dari Askot Tangsel, Wahyudi, pertandingan tetap berjalan tertib dan profesional.
Turnamen perdana di wilayah Bambu Apus ini diikuti oleh lima tim dengan rekam jejak mumpuni di kompetisi regional:
PSP Sawangan Soccer Academy, Massive Soccer School, PCC Soccer School Pamulang, Tangsel Pro United Football Academy, dan Persitangsel Bina Prestasi.
Panitia menjamin aspek fair play melalui proses skrining pemain yang ketat menggunakan Daftar Susunan Pemain (DSP) yang sudah terverifikasi di berbagai liga seperti Pagustas, CSL, hingga Elite Junior League.
Ada aturan unik yang diterapkan panitia demi perkembangan mental anak. Para orang tua yang hadir sangat antusias, namun diingatkan untuk tidak melakukan intervensi.
“Kami minta orang tua jangan mengintervensi pelatih atau anak saat bermain. Cukup beri dukungan lewat sorak-sorai agar anak-anak bermain dengan gembira,” tambah Beking.
Sistem Penghargaan: Semua tim peserta (Juara 1 hingga 4) akan membawa pulang piala sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Lurah Bambu Apus, Subur, hadir langsung memberikan dukungan. Ia berharap kompetisi tingkat kelurahan seperti ini menjadi fondasi majunya sepak bola di Tangerang Selatan.
“Kita akan menjadi tuan rumah POPDA dan PORKOT. Kami sangat mendukung program Kadispora Tangsel, Pak Mukroni, agar persepakbolaan kita semakin maju dan lahir bibit unggul berprestasi,” tegas Subur.
Senada dengan Lurah, Mario selaku pembina tim PCC, berharap event serupa terus digulirkan secara rutin hingga tingkat kota demi masa depan atlet muda Tangsel.(SG)***












