
BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Laga tensi tinggi tersaji dalam lanjutan babak 16 besar turnamen sepak bola JURTIM Cup XVII Tahun 2026. Bertempat di Lapangan JurangMangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026) sore, kesebelasan Khana Sparta (Jombang Ciputat) sukses merebut tiket perempat final secara dramatis setelah menumbangkan Dikbud FC (Dinas Pendidikan Tangsel) lewat drama adu penalti.
Atmosfer pertandingan sudah membakar gairah sepak bola Tangerang Selatan sejak peluit pertama dibunyikan. Ribuan penonton rela merogoh kocek Rp20.000 untuk tiket masuk dan Rp5.000 untuk parkir motor demi menyaksikan duel bintang papan atas ini. Jalannya laga yang dipimpin oleh wasit Bung Yayang juga kian hidup berkat panduan interaktif duet komentator podium, Bung Wahyu Adriansyah dan Bung Andre Bagol.
Dikbud FC yang dimanajeri oleh Upay langsung menurunkan kekuatan anyarnya, Barnabas Sobor, serta sang top skor Paku Jaya Cup, Ibrahim Koseva. Namun, skema serangan Dikbud di babak pertama cenderung monoton dan mudah terbaca.
Di sisi lain, Khana Sparta asuhan manajer Narudin Rocky dan Bunda Ika juga kesulitan mengembangkan permainan. Aliran bola mereka sering kali terlalu deras hingga melompati pembatas lapangan—yang akrab disebut “Tembok Berlin” oleh warga setempat—dan masuk ke pekarangan rumah warga.
Tensi mulai memanas saat barisan pertahanan Khana Sparta harus menghentikan pergerakan lincah pemain Dikbud dengan pelanggaran keras. Fauzi Black sempat menjatuhkan pemain Dikbud hingga membuahkan tendangan bebas yang dieksekusi oleh sang kapten, Rohim. Namun, hingga turun minum, skor kaca mata 0-0 tetap bertahan setelah peluang terakhir lewat tendangan bebas Barnabas Sobor gagal menembus pertahanan Dikbud.
Di tengah sengitnya laga, Bung Wahyu Adriansyah melalui pengeras suara terus mengimbau penonton dan pemain agar menjaga sportivitas. “Kita serahkan saja semua otoritas pertandingan kepada wasit yang memang sudah ditugaskan,” tegas Wahyu meredam protes.
Memasuki babak kedua, laga semakin membara. Setelah berdiskusi dengan Asisten Wasit (AW) 1, wasit Bung Yayang langsung merogoh saku dan mengeluarkan kartu merah untuk dua pemain sekaligus akibat akumulasi kartu kuning. Ade Iwan dari Khana Sparta dan Faldo dari Dikbud FC harus diusir keluar lapangan.
Bermain dengan masing-masing 10 orang membuat ruang terbuka lebar. Jual beli serangan sengit terjadi. Khana Sparta mengancam lewat tendangan mendatar keras Harun Laode, namun kesigapan kiper Dikbud, Juan, berhasil menyelamatkan gawang. Dikbud membalas lewat serangan balik cepat, tetapi tendangan Davon masih mampu ditepis secara gemilang oleh kiper Khana Sparta.
Di masa injury time selama dua menit, kapten Dikbud, Rohim, sempat mendapatkan peluang emas. Sayang, tendangannya melambung jauh di atas mistar, melewati pagar seng Lapangan Jurtim yang memang karakternya tidak seluas Lapangan Alap-Alap Jombang Ciputat. Skor 0-0 pun tidak berubah dan laga harus ditentukan lewat babak tos-tosan.
Adu penalti berjalan penuh tekanan di bawah kawalan ketat para perangkat pertandingan:
-Penendang 1 Khana Sparta: Gagal! Tendangan ke arah kiri diblok dengan sangat baik oleh Juan yang mengenakan kostum kuning (0-0).
-Penendang 1 Dikbud FC: Gol! Barnabas Sobor dengan gaya sepakan menyerong sukses mengecoh kiper lawan (0-1).
-Penendang 2 Khana Sparta: Gol! Mengarah mulus ke sisi kiri gawang Juan (1-1).
-Penendang 2 Dikbud FC: Gagal! Eksekusinya tidak mampu menjebol gawang Khana Sparta (1-1).
-Penendang 3 Khana Sparta: Gol! Membuat kubu Sparta bernapas lega (2-1).
-Penendang 3 Dikbud FC: Gol! Skor kembali penyeimbang (2-2).
-Penendang 4 Khana Sparta: Gol! Menggetarkan jala gawang Dikbud (3-2).
-Penendang 4 Dikbud FC: Gagal! Tendangan penalti berhasil diblok kiper Khana Sparta. AW 1 mengangkat bendera menyatakan aksi penyelamatan tersebut sah (3-2).
-Penendang 5 Khana Sparta: Gol! Tendangan keras nan bersih menghujam gawang Dikbud (4-2).
Gol kelima dari Khana Sparta tersebut otomatis mengunci kemenangan mereka dengan skor 4-2. Penendang kelima dari Dikbud FC tidak perlu lagi melakukan eksekusi karena poin sudah tidak mungkin terkejar. Dengan hasil ini, Khana Sparta resmi melenggang ke Babak Quarter Final (Perempat Final) JURTIM Cup XVII 2026, sementara Dikbud FC harus mengemas koper lebih awal.(SG)***












