BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan resmi memulai proyek pembangunan total Jembatan Merpati pada Selasa (27/10/2026) pukul 13.00 WIB. Langkah besar ini diambil untuk meremajakan struktur jembatan lama sekaligus memperluas kapasitas jalan demi kenyamanan pengguna jalan di wilayah Tangerang Selatan.
Proyek pembongkaran dan pembangunan kembali ini ditandai dengan koordinasi langsung di lapangan yang melibatkan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), pihak Kepolisian, serta kontraktor pelaksana.
Juru Bicara Dinas SDABMBK Tangsel, Kemal, menyampaikan bahwa proyek ini bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan perombakan total terhadap struktur jembatan yang ada saat ini.
“Pelaksanaannya ini membongkar semua bangunan jembatannya dari pasangan batu yang lama, diganti menjadi struktur beton bertulang yang jauh lebih kokoh. Pokoknya ada pelebaran sekira kurang lebih satu meter,” ujar Kemal saat memberikan keterangan di lokasi proyek, Selasa (27/10/2026).

Mengingat pentingnya jalur ini, Dinas SDABMBK Tangsel memberlakukan manajemen waktu yang ketat. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 83 hari kalender. Kemal menegaskan bahwa seluruh tim di lapangan saat ini sedang berkejaran dengan waktu, mulai dari proses pembongkaran awal hingga tahap konstruksi utama.
“Ini kejar-kejaran dari mulai pembongkaran sampai pembangunan nanti. Target utama kami, struktur abutment (dinding penahan jembatan) harus sudah selesai seluruhnya pada akhir November nanti,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa material utama berupa voided slab atau tiang pancang beton (poit) telah dipesan secara khusus agar memenuhi standar umur beton yang optimal. “Kemungkinan besar pada bulan November, poit-nya sudah mulai dipasang di lokasi,” tambahnya.
Untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknik dan selesai tepat waktu, Dinas SDABMBK akan menerjunkan Tim Pengawas Teknis (Peltek), pejabat fungsional, serta kepala seksi terkait untuk melakukan monitoring berkala di lapangan.
“Pengawasan nanti diperketat oleh Peltek. Kami akan selalu mengecek langsung ke lokasi untuk memantau progress fisik harian,” tegas Kemal.
Berdasarkan data teknis, proyek infrastruktur ini berjalan di bawah Paket Kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan Kode Rekening 5.2.04.01.002.00004 yang didanai oleh APBD Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2026.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp2.446.581.390,- ini dikerjakan oleh PT Cahaya Yardan Nusantara selaku kontraktor pelaksana, serta didampingi oleh PT Kreasi Tekniktama Konsultan sebagai konsultan pengawas resmi. Nomor Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) proyek ini tercatat dengan nomor 000.3.3/JBT-11/SPMK/DSDABMBK.TS/X/2026.
Selama proses konstruksi berlangsung, masyarakat dan pengguna jalan yang biasa melintasi area Jembatan Merpati diimbau untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diarahkan oleh petugas Dishub dan Kepolisian di lapangan guna menghindari penumpukan kendaraan.(SG)***






