Banjir Perumahan Puri Bintaro Indah Diperbincangkan Nasional, Akhirnya Kota Tangsel Lakukan Seremonial Peresmian Pembangunan Turap Program APBD 2022

Gaya Hidup309 Dilihat

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Perumahan Puri Bintaro Indah RW022 Jombang Ciputat, menjadi lokasi perdana kegiatan seremonial Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan, yakni Peresmian pembangunan Turap Kali, program APBD TA2022.

Robby Cahyadi Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Manga Dan Bina Konstruksi Kota Tangsel melaporkan beberapa hal terkait pembangunan turap ini.

Yang pertama, pembangunan turap sungai perumahan Puri bintaro indah merupakan bagian dari program penataan sungai di kota tangerang selatan, guna meningkatkan kapasitas sungai dan fungsi sungai

Kedua, pembangunan turat sungai di perumahan puri bintaro indah ini dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 melalui apbd kota tangerang selatan pada program kegiatan pengelolaan sumber daya air

kegiatan penataan sungai ini meliputi pembangunan turap sepanjang 790 meter dengan rincian 450 meter pada bagian sisi kiri kemudian 340 meter pada bagian sisi kanan dengan tinggi rata-rata 3,5 meter dari dasar elevansi sungai.

Kemudian pembangunan ini juga melebarkan sungai semula rata rata 4-5 meter sekarang menjadi 6 -7 meter, bahkan di mulut sungai yang di bawah tol (KM 08 BSD) sudah dilebarka sekitar 14 meterl

“Oeh karena itu kami berharap pembangunan tanggul ini yang juga disertai dengan penataan saluran drainase dilengkapi dengan pintu pintu air yang mengontrol air masuk dari lingkungan, selanjutnya juga dikumpulkan di penampungan ini yang selanjutnya jika penuh dibuang melalui pompa ke sungai. sehingga kami harapkan jika terjadi curah hujan yang cukup deras air dari sunga ini tidak melimpas ke Perumahan Putri Bintar Indah.” tutur Robby,Kamis (2/3/23)

D tahun 2023 ini, ijin melaporkan pak, akan dilanjutkan pembangunan dari ujung tanggul ini sampai dengan ke jalan sumatera sekaligus termasuk peninggian jembatan di jalan sumateranya.

“Yang itu juga merupakan menjadi penghambat aliran sungai cibede di kala debitnya cukup tinggi,” kata Robby.

Sementara Walikota Benyamin Davnie, mengatakan bahwa penataan sungai sangat penting.

Penataan ini menjadi sangat penting, kata Benyamin, karena banyak yang akan terjadi apabila sungai-sungai yang ada tidak diperhatikan. Mulai dari banjir, longsor dan penyempitan badan sungai.

“Alhamdulillah juga sudah dilakukan pelebaran badan sungainya, begitu dikeruk pak bu, isinya bukan tanah, pasir atau lumpur saja. Tetapi ada sandal, ada bekas besi, bantal,” ucap Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan turap ini sebagai bentuk komunikasi pembangunan. Baik kepada masyarakat dan juga lingkungan. Dan ini juga merupakan jawaban dari usulan masyarakat agar penanganan banjir terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Kami mengerjakan apa yang diharapkan oleh masyarakat, dengan harapan kolaborasi dan kerja sama dengan masyarakat ini terus meningkat, memberikan masukan-masukan kepada pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan akan terus melakukan penataan sungai, baik itu pembangunan tanggul, turap dan hal-hal yang mendukung penanganan banjir.

“Empat kilometer penataan sungai kita lakukan dan itu akan kita teruskan di titik-titik banjir. Pondok maharta sudah kita selesaikan di sini juga kita selesaikan,” ujar Bang Ben.

“Saya berharap partisipasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena ini juga salah satu yang menyebabkan drainase-drainase kita itu terjadi penyumbatan,” pungkasnya. (sg)