TNI AL Perkuat Emergency Medical Team Bantuan Kemanusiaan Ke Turki

Internasional206 Dilihat

Bisnismetro.id, TURKI — Personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) perkuat Emergency Medical Team (EMT) Level II Bantuan kemanusiaan ke Turki. Dinas Kesehatan TNI AL mengirim sebanyak 5 (lima) tenaga medis yang terdiri 2 (dua) dokter dan 3 (tiga) para medis untuk bergabung dengan Tenaga Medis TNI lainnya, baru-baru ini.

Dalam Satgas ini tercatat 17 Tenaga Medis TNI bergabung dengan tenaga medis Polri, Basarnas dan sukarelawan lainnya. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melepas keberangkatan Tim Kemanusiaan Pemerintah Republik Indonesia untuk korban bencana gempa Turki di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Sabtu 11 Februari lalu.

Pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan berupa Emergency Medical Team (EMT), Middle Urban Search and Rescue Team (MUSAR), kebutuhan logistik serta bantuan lainnya yang akan dikirimkan secara bertahap.

Team Tenaga Medis TNI yang diperkuat team medis TNI AL Hingga Hari Ke-10 tercatat telah menangani sejumlah 1832 orang pasien, dengan rata rata pasien yang datang setiap hari berjumlah lebih dari 150 orang. Pasien dengan keluhan ringan bisa dilaksanakan rawat jalan diantaranya gangguan pernafasan ringan (batuk, pilek, sesak), gangguan pencernaan dan trauma psikis pasca gempa. Sedangkan kasus terbanyak untuk tindakan yang sering ditangani adalah patah tulang dan lula robek.

Ditempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa, jika memang dibutuhkan, TNI AL siap mengerahkan Kapal Bantuan Rumah Sakit ke Turki yang saat ini terkena bencana alam.

“Kita siapkan semaksimal mungkin, karena Turki juga pada saat terjadi bencana di Indonesia memberikan bantuan. Ini resiprokal sebagai negara sahabat akan membalas, lakukan juga bantuan kepada negara yang terkena bencana,” tandas Kasal.

Gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo dengan kedalaman 17,8 Kilometer telah mengguncang negara Turki serta negara sekitarnya yang terdampak pada Senin dini hari 6 Februari 2023. Berdasarkan data yang disampaikan oleh situs kebencanaan pemerintah Turki, korban jiwa dalam bencana tersebut mencapai puluhan ribu orang meninggal dunia dan puluhan ribu korban luka-luka dan ribuan bangunan rusak.(***)