121 orang Tenaga Medis Mengikuti Latsar CPNS di Badiklat Kementerian Pertahanan.

Nasional256 Dilihat

Bisnismetro.id, JAKARTA – Kabadiklat Mayjen TNI Tandyo Budi R., S.Sos membuka Pelatihan Dasar CPNS Kemhan Golongan III Gelombang IV, V dan VI TA. 2023 di Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan Salemba Jakarta.

Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang diselenggarakan oleh Badiklat Kemhan melalui Pusdiklat Tekfunghan sebagai lembaga pelatihan terakkreditasi merupakan sarana dalam membentuk CPNS berkarakter dan profesional sesuai bidang tugas. Karakter ASN sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala LAN nomor 13/K.1/PDP.07/2022 yaitu CPNS yang memahami dan mampu mengimplementasikan core value ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Smart Branding ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’ serta memiliki sikap perlilaku Bela Negara. Oleh karena itu, pelaksanaan Latsar CPNS ini merupakan momentum penting dalam rangka meletakkan karakter dasar bagi pegawai yang akan memulai karier dan kedinasan. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang wajib bagi seluruh CPNS di seluruh Instansi Pemerintah sebagai prasyarat untuk diangkat menjadi PNS, dan hanya diberikan kesempatan satu kali selama menjadi CPNS.

Latsar dilaksanakan selama 12 Minggu, mulai tanggal 15 Juni s.d. 02 Oktober 2023, diikuti oleh 121 orang Tenaga Medis yang bertugas di RSPAD (111 org), Rumkital dr Ramelan Surabaya (8 org), Rumkital dr Mintoharjo Jakarta (1 org) dan Rumkital Midiyato S Tanjung Pinang (1 org).

Peserta yang dibagi dalam 3 gelombang ini melaksanakan Latsar dengan metode _blanded learning_, dengan program MOOC, E-Learning, Habituasi/Aktualisasi dan Klasikal (tatap muka).

Pemberi materi dilaksanakan oleh Widyaiswara Pusdiklat Tekfunghan dan Pejabat/Fasilitator dari Ropeg Setjen Kemhan. Saat pembelajaran MOOC dan e-Learning seluruh peserta dari Satuan/kediaman masing-masing serta pada saat pembelajaran secara klasikal seluruh peserta diasramakan di Pusdiklat Tekfunghan d/a Jl. Salemba I No. 25 Jakarta Pusat.

Kegiatan Operasional Diklat dikendalikan oleh Kepala Bidang Operasi Pendidikan dan Pelatihan (Kabid Opsdiklat) Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan, sedangkan bimbingan dan pengasuhan oleh Kepala Kursus beserta Pembina yang ditunjuk oleh Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan.

Saat ini pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Salah satu penilaian/evaluasi dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kementerian Pertahanan yang perlu menjadi atensi kita bersama adalah masih rendahnya Indeks Profesionalitas ASN dan Indeks Sistem Merit. Penerapan sistem merit merupakan bagian dari penjabaran agenda prioritas RPJMN 2020-2024, yang ditetapkan sebagai satu dari tiga program prioritas bidang aparatur dalam Rencana Kerja Pemerintah, yaitu peningkatan akuntabilitas kinerja; pengawasan, dan reformasi birokrasi; peningkatan inovasi dan kualitas pelayanan publik; dan penguatan implementasi manajemen ASN berbasis merit. Hal ini berkaitan erat dengan penilaian Reformasi Birokrasi di Kemhan/TNI, yang secara langsung memberikan dampak pada besarnya tunjangan kinerja yang diterima pegawai/prajurit.

Terkait hal ini, Kabadiklat Kemhan menekankan bahwa dalam rangka penguatan kompetensi, dan kinerja SDM di Kementerian Pertahanan dan TNI hendaknya seluruh peserta Latsar CPNS hendaknya bersungguh-sungguh menyerap dan menginternalisasikan Nilai-Nilai ASN yang telah diajarkan, serta senantiasa berinovasi selama pembelajaran maupun di Satuan kerjanya masing-masing.

Turut hadir pada pembukaan Latsar CPNS ini, Waaspers Kasal, Para Kapusdiklat Badiklat Kemhan, Kabag Adabang Ropeg Setjen Kemhan, perwakilan Waaspers Kasad. (***)