Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Maluku, Danlantamal IX Gandeng BKKBN Provinsi Maluku “Wujudkan Keluarga Keren, Bebas Stunting”

Daerah135 Dilihat

Bisnismetro.id, AMBON – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon mendukung pemerintah turunkan angka kejadian stunting, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina beserta Korcab IX Daerah Jalasenastri Armada III melaksanakan Percepatan Penurunan Stunting, bertempat di Gedung J. Leimena, Komplek Lantamal IX, Baguala, Kota Ambon. Selasa (18/07/2023).

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang diderita oleh satu dari tiga balita di Indonesia akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya yang berada di bawah standar.

Berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Maluku, Brigjen Said Latuconsina menggelar kegiatan yang terdiri dari pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita yang beresiko mengalami stunting, penyuluhan penanganan stunting, penyuluhan menu sehat dan bergizi, demo masak serta pelayanan kontrasepsi berencana (KB) serta dilanjutkan dengan Video Conference pencanangan program “Keluarga Keren Bebas Stunting” yang dihadiri langsung Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali beserta Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali bertempat di Pendopo Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN Provinsi Maluku Ibu Dra. Renta Rego menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut yang luar biasa peduli kepada keluarga yang beresiko stunting, selain itu BKKBN siap melanjutkan kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut untuk memberantas stunting khususnya di Provinsi Maluku.

Sebagai Bapak dan Ibu Asuh Stunting Provinsi Maluku Brigjen Said Latuconsina dan Ny. Widiya Said Latuconsina akan terus berupaya menekan angka stunting di Provinsi Maluku melalui berbagai program serta melakukan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina menekankan bahwa persoalan ini bukanlah persoalan dimasa kini saja, melainkan menyangkut masa depan generasi penerus bangsa sehingga sudah menjadi kewajiban bersama untuk mengatasinya.

Danlantamal IX berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan masyarakat mengenai stunting dan dampaknya, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan orangtua terhadap resiko stunting serta mewujudkan “Keluarga Keren, Bebas Stunting” (Dispen Lantamal IX/Ambon)***