Suku Bunga BI Bakal Topang Apresiasi Rupiah: Analis

Berita Utama, Ekonomi366 Dilihat

Bisnismetro.id, JAKARTA  – Keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali mempertahankan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate di level 4,25 persen diyakini bakal menopang pola apresiasi rupiah terhadap dolar AS.

“Rupiah diperkirakan bergerak variatif. Hasil dari RDG-BI yang dirilis setelah jam perdagangan, dengan menahan suku bunga 7D-RR diharapkan menjadi sentimen positif untuk membuat rupiah kembali menguat,” papar Analis Senior PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, di Jakarta, Jumat (17/11).

Dia menyebutkan, jika terjadi pelemahan pada rupiah, para pelaku pasar tidak merespons dengan membuka peluang pelemahan lanjutan, karena pola depresiasi itu hanya sentimen sesaat. “Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran support Rp13.553 dan resisten Rp13.522,” ucapnya.

Sebelumnya, kata Reza, pihaknya menyampaikan bahwa penguatan rupiah harus kembali diuji ketahanannya, seiring adanya peluang bagi dolar AS untuk kembali menguat.

Lebih lanjut Reza menyatakan, pada perdagangan kemarin pergerakan rupiah belum berjalan sesuai skenario, karena di akhir sesi menunjukkan pelemahan, meski ditutup terapresiasi pada level Rp13.538.

“Penantian pada rilis RDG-BI membuat pelaku pasar cenderung menjauhi pasar untuk sementara waktu, sambil mencermati sentimen yang ada,” tutur dia. (***)

Sumber: Ipodnews